Nurafina Suwadji atau lebih akrab dipanggil Via adalah ExecutiveSecretary untuk Board of Directors di PT SIG ASIA, sebuah perusahaan pengolah tuna premium di Bitung, Sulawesi Utara. Via telah bekerja selama lebih dari 4 tahun, mengawali karirnya di Trade Department, menangani pemasaran dan penjualan produk tuna baik ekspor dan domestik.  Setelah satu tahun, Via yang sering membantu pekerjaan direktur di luar ranah pekerjaannya, dipromosikan menjadi sekertaris perusahaan.

Tanggung jawab sebagai Executive Secretary tidak hanya mengerjakan administrasi, tetapi Via juga membantu direktur dalam urusan trading, personalia, accounting & perpajakan, produksi hingga komunikasi dengan stakeholders. Via menikmati pekerjaannya, bertemu dengan banyak orang dari beragam bidang membuat Via dapat belajar banyak.

Dalam perkerjaanya sebagai seorang Executive Secretary, Via sering menghadiri pertemuan-pertemuan bersama pejabat pemerintah, mitra perusahaan, dan organisasi lainnya. Pengetahuan yang luas merupakan bekal Via untuk tetap percaya diri dalam mewakili direktur perusahaannya. “ Saya percaya bahwa untuk berkontribusi itu tidak memandang posisi dan gender, tetapi pengetahuan”.

Di PT SIG ASIA, jumlah pekerja lebih banyak perempuan. Posisi manager dan direktur juga masih  lebih banyak dipegang oleh perempuan dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini juga yang membuat Via percaya bahwa kemampuan dan kapasitas seseorang bernilai lebih daripada kedudukan maupun gender.

Menjalani pekerjaan sebagai seorang Executive Secretary, Via memiliki impian. 

“Saya ingin membuat sebuah Women Forum yang mana merupakan ruang khusus bagi perempuan untuk sharing informasi. Supaya dapat insights lain yang belum kita dapat. Karena selama ini sepertinya belum ada concern, tapi bisa jadi karena kita kurang sadar saja. Saya juga ingin bantu supaya pekerja yang laki-laki menjadi lebih sensitif mengenai gender.”

Dengan semangat perubahan, Via ingin menunjukkan dan menjadi contoh bahwa perempuan bisa sukses dalam meniti karir di sektor perikanan. Baginya, kesempatan untuk membuat perubahan bisa dimulai dari mana saja dan oleh siapa saja,  “Siapapun kita, dimanapun kita berada, jika kita mau membuat perubahan, kita bisa mulai dari situ.”

Foto: SecondMuse/Ina Saptiono


Cerita ini merupakan bagian dari kampanye Indonesian Women in Fisheries yang diselenggarakan oleh SecondMuse dan USAID Oceans and Fisheries Partnership untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai peran perempuan dalam sektor perikanan. Tujuh cerita perempuan inspiratif asal Bitung, Sulawesi Utara akan dipublikasikan selama kampanye berlangsung. Ikuti tagar #IDwomeninfisheries di Instagram dan Twitter untuk membaca semua ceritanya.

Dec 18, 2019 - 8:00 am